Anakperempuan Jose merupakan wanita pembawa untuk kedua alel karena bersifat normal tetapi memiliki keturunan kedua penyakit setelah menikah dengan laki-laki normal.

2. Alel buta warna dan penyakit Fabry bersifat resesif karena penyakit ini tidak muncul pada anak perempuan Jose tetapi muncul pada cucunya.

3. Makakemungkinan anaknya memiliki sifat sebagai berikut : 1. Genotipe Xcb X : XX : Xcb Y : XY = 1 : 1 : 1 : 1 2. Fenotipe Wanita normal carier : Wanita normal : Laki-laki buta warna : Laki-laki normal = 1 : 1 : 1 : 1 Berarti, persentase kemungkinan mempunyai anak laki-laki buta warna yaitu : Laki-laki buta warna = 1/4 x 100% = 25%. A 25% perempuan normal. B. 50% perempuan karier . C. 50% laki-laki buta warna. D. 75% laki-laki normal. E. 100% laki-laki normal. Pembahasan: Buta warna merupakan kelainan pada penglihatan yang tidak dapat membedakan warna. Penyakit ini tertaut pada kromosom X. Penyakitini lebih banyak ditemukan pada pria. Namun, pada beberapa kasus, perempuan juga memiliki peluang mengalami kondisi ini. Buta warna adalah penyakit keturunan yang biasanya diwariskan dari orang tua. Umumnya, penyakit ini diturunkan dari ibu ke anak laki-lakinya. Hal ini disebabkan karena perempuan biasanya menjadi pembawa kelainan normal tetapi pembawa buta warna (carrier). Apabila dalam buta warna pasangan alel dengan kromosom X yang normal, maka cacat buta warna tidak akan terjadi, tetapi bila berpasangan dengan kromosom Y, maka laki-laki akan menderita buta warna. Contoh: Jika perempuan pembawa buta warna menikah dengan laki-laki normal, maka kemungkinan anaknya ada sebuah sepeda motor bergerak dengan kecepatan sebesar 72 km jam.

seorang laki laki normal menikah dengan wanita carrier buta warna