Baca Cara Mengukur Kapasitor dengan Multimeter. Multimeter mudah dipakai dan sangat direkomendasikan untuk memilikinya guna memeriksa aki mobil dan bermacam peralatan elektronik lainnya. Berikut ini merupakan cara memeriksa aki mobil memakai multimeter Apabila aki mobil berfungsi dengan baik, maka pada meteran multimeter menunjukkan angka Simakcara mengukur coil dengan multitester dibawah berikut ini. I. Ignition Coil Tipe Tabung (can convensional ignition coil) Coil jenis ini banyak digunakan pada mobil-mobil lama yang bukan injeksi (masih karburator) seperti contohnya pada mobil Toyota kijang dengan mesin seri K (2K, 3K -H, 4K & 5K). Perhatikan cara permeriksaan ignition Bicarasoal harag Coil mobil tentunya tergantung merek mobil dan type mobil, hal terbaik mengetahui Harga Coil yang terjangkau ialah dengan Searching di toko online atau membaca majalah otomotif, hal ini dimaksudkan agar kalian mendapatkan informasi harga yang update dan bisa sebagai perbandingan harga sebelum memutuskan untuk membeli mobil di toko mana, saat ini Coil dengan kualitas standart berkisar 500.000-an untuk mobil sekilas Mirage/Outlander. Saatmelakukan pengecekan, pastikan multitester telah terpasang ke aki mobil. Untuk melakukannya, simak beberapa langkah berikut ini agar Anda tidak salah langkah. - Tempel probe kabel yang beraliran positif yang biasanya ditandai dengan warna merah, ke terminal positif aki yang berwarna merah dan bertanda plus (+). CaraMengatasi Hp Xiaomi Yang Restart Terus Menerus. 1. Kamu Ambil Avometer/Multitester Digital Dan Set 20 V Di Bagin Vol tase contoh seperti pada gambar di bawah ini. 2. Kamu ambil Baterai yang kamu akan ukur , sambungkan kabel Port Positif + ke Positif + Batre dan sambunglagi Kabel Port Negatif - ke Negatif Batre, contoh seperti pada gambar sebuah sepeda motor bergerak dengan kecepatan sebesar 72 km jam. –Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabarnya kalian semua pagi ini? Baik yang baru siuman pagi atau nan sudah mulai sejak tadi siap untuk ke bengkel, hendaknya semua baik-baik sahaja ya. Dan semoga sukses plong bengkelnya masing-masing selalu menyertai kita semua. Mungkin ini saya akan mengomongkan materi tak buat teknisi, belaka primadona teknisi dan pecinta mobil baru ialah Kaidah Cek Koil Mobil Pakai Tester atau AVO-meter. Berikut selengkapnya. Mandu Cek Koil Mobil Pakai Tester Koil adalah bagian yang sangat berguna internal sistem pengapian mesin pembakaran privat. Tegangan tinggi berasal berasal pembangkitan induksi elektromagnetik sreg sebuah koil. Dengan tarikan tinggi inilah melukut dapat memercikkan kilat api dan kemudian terjadi pembakaran puas urat kayu pembakaran. Meski oto-mobil baru telah tidak pula menggunakan koil n domestik bentuk silinder koil tabung, cuma masih banyak lagi beredar mobil-oto lama yang menggunakan koil jenis ini. Jika kita mencurigai adanya kebinasaan koil, maka berikut strata yang dapat Anda bikin bagi menjawab kewaswasan Anda. Buat melakukan pengukuran Beliau cukup mempersiapkan Multi meter ataupun AVO-meter . Pemeriksaan Biji Terhukum Resistor Purwa– Lakukan koil dengan eksternal resistor. Silahkan persiapkan AVO-Meter dan arahkan selektor ke pengukuran Ohm Meter. Pergaulan prob sebagai halnya pada gambar. Poin obstruksi eksternal pada koil nan seharusnya adalah 1,1 – 1,3 ohm. Seandainya nilai spesifikasi bukan sesuai dengan rentang ponten tersebut, silahkan ganti eksternal resistornya. Kedua –Kerjakan koil dengan internal resistor. Silahkan persiapkan AVO-Meter dan arahkan selektor ke pengukuran Ohm Meter. Kombinasi prob sebagaimana sreg gambar. Ponten hambatan eksternal sreg koil nan kiranya adalah 0,9 – 1,2 ohm. Jika nilai spesifikasi tidak sesuai dengan uluran nilai tersebut, silahkan ganti koilnya. Pengawasan Tahanan Kumparan Primer Koil Permulaan– Untuk koil dengan eksternal resistor. Silahkan persiapkan AVO-Meter dan arahkan selektor ke pengukuran Ohm Meter. Hubungan prob begitu juga pada gambar. Kredit hambatan bakal gelung primer plong koil yang semoga adalah 1,3 – 1,6 ohm. Jika nilai rentang hambatannya enggak sreg rentang tersebut, kiranya ganti koil. Kedua –Untuk koil dengan kerumahtanggaan resistor. Silahkan persiapkan AVO-Meter dan arahkan selektor ke pengukuran Ohm Meter. Ikatan prob sebagai halnya lega gambar. Nilai hambatan bikin kumparan primer plong koil yang seharusnya adalah 1,5 – 1,9 ohm. Kalau ponten rentang hambatannya tidak pada rentang tersebut, seharusnya silih koil. Penapisan Tahanan Kumparan Skunder Koil Pertama– Untuk koil dengan eksternal resistor. Silahkan persiapkan AVO-Meter dan arahkan selektor ke pengukuran Ohm Meter kilo ohm. Hubungan prob seperti plong gambar. Nilai hambatan lakukan gelung skunder pada koil yang seharusnya adalah 10,7 – 14,5 kilo ohm. Jika poin juluran hambatannya tidak plong rentang tersebut, sebaiknya tukar koil. Kedua –Cak bagi koil dengan kerumahtanggaan resistor. Silahkan persiapkan AVO-Meter dan arahkan selektor ke pengukuran Ohm Meter kilo ohm. Hubungan prob sama dengan sreg gambar. Skor hambatan bakal gelung skunder pada koil yang sepatutnya adalah 13,7 – 18,5 kilo ohm. Kalau nilai uluran hambatannya tak lega rentang tersebut, sebaiknya silih koil. Pemeriksaan Terhukum Penyekat Tabung Koil Silahkan persiapkan AVO-Meter dan arahkan selektor ke pengukuran Ohm Meter kilo ohm. Rangkaian prob seperti pada gambar. Angka obstruksi untuk kumparan skunder pada koil yang seharusnya adalah bukan-terperingkatkan. Jika nilai juluran hambatannya tak pada rentang tersebut, moga ganti koil. Ignition coil merupakan salah satu komponen pada sistem pengapian yang berfungsi untuk menghasilkan tegangan tinggi agar tercipta percikan api listrik spark pada busi di dalam ruang bakar mesin. Ignition coil yang bermasalah, bisa mengakibatkan mobil menjadi mogok karena tidak adanya api yang keluar dari busi. Salah satu penanganannya adalah dengan melakukan pemeriksaan pada ignition coil tersebut. Baik dengan pemeriksaan percikan api di busi secara langsung ataupun pemeriksaan fisik dan nilai tahanan pada ignition coil tersebut. Nah, pada artikel kali ini, ombro akan berbagi tips dan cara yang bisa dilakukan untuk mengukur ignition coil dengan multitester. Pengukuran ini dilakukan untuk mengukur nilai tahanan yang ada di dalam ignition coil. Untuk keakuratan pengukuran, sebaiknya gunakan multitester digital. Namun begitu, menggunakan versi analog juga bisa asalkan tetap memperhatikan saklar nilai tahanan yang digunakan serta cara membaca jarum pointer saat pengukuran. Simak cara mengukur ignition coil dengan multitester dibawah berikut ini. I. Ignition Coil Tipe Tabung can convensional ignition coil Coil tipe tabung ini merupakan tipe coil yang bentuknya seperti tabung. Umumnya, coil jenis ini menambahkan ballast resistor guna mencegah panas berlebih pada coil. Ada resistor yang dipasang di dalam internal resistor dan ada pula yang dipasang di luar eksternal resistor. Coil jenis ini banyak digunakan pada mobil-mobil lama yang bukan injeksi masih karburator seperti contohnya pada mobil Toyota kijang dengan mesin seri K 2K, 3K -H, 4K & 5K. Perhatikan cara pengukuran ignition coil tipe tabung seperti dibawah iniPengukuran nilai tahanan resistor coil Tipe eksternal resistor Siapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohm Hubungkan kabel multitester dengan eksternal resistor coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai spesiifikasi tahanan eksternal resistor sebesar ohm Tipe internal resistor Siapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai spesifikasi tahanan internal resistor sebesar - ohm Pengukuran besarnya hambatan pada kumparan primer ignition coil Coil dengan eksternal resistorSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai hambatan pada kumparan primer ignition coil dengan eksternal resistor sebesar - ohm Coil dengan internal resistorSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai hambatan pada kumparan primer ignition coil dengan internal resistor sebesar - ohm Pengukuran besarnya hambatan pada kumparan sekunder ignition coil Coil dengan eksternal resistorSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai hambatan pada kumparan sekunder ignition coil dengan eksternal resistor sebesar - Kilo ohm Coil dengan internal resistorSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai spesifikasi tahanan sekunder koil dengan internal resistor adalah sebesar - Kilo ohm Pengukuran nilai tahanan penyekat tabung coilSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan penyekat ignition coil dengan terminal positif + coil sebesar Tak terhingga Baca juga Macam-macam ignition coil pada mobil Ciri-ciri koil mobil lemah 5 Gejala koil mobil rusak II. Ignition Coil Tipe Single Coil Pack Ignition Coil Tipe Single Coil Pack ini adalah coil yang umumnya digunakan pada mobil-mobil yang menggunakan distributor pada sistem pengapiannya, baik untuk sistem EFI ataupun sistem karburator. Fungsi distributor pada mobil adalah mendistribusikan listrik tegangan tinggi yang dihasilkan koil menuju busi sesuai dengan Firing Order urutan pengapian Salah satu contoh mobil yang menggunakan ignition coil tipe ini adalah Suzuki Carry injeksi yang masih menggunakan distributor. Berikut cara pemeriksaan ignition coil tipe single coil pack dengan multitester Pengukuran nilai hambatan pada kumparan primer ignition coilSiapkan multitester untuk pengukuran hambatan/tahanan/resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai hambatan pada kumparan primer ignition coil sebesar - ohm Pengukuran nilai tahanan pada kumparan sekunder ignition coilSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan pada kumparan sekunder ignition coil sebesar 7 - 9 Kilo ohm III. Ignition Coil Tipe Double Coil Pack Ignition Coil Tipe Double Coil Pack adalah ignition coil yang memiliki dua output keluarana yang menuju ke busi sehingga bisa digunakan untuk dua ruang bakar sekaligus. Contoh mobil yang menggunakan ignition coil tipe double coil pack ini adalah Suzuki Carry injeksi. Untuk mobil ini, di dalam ignition coilnya sudah terpasang igniter yang akan mengatur waktu pembangkitan listrik tegangan tinggi pada secondary coil / kumparan sekunder. Oleh karenanya, untuk pemeriksaan tahanan pada kumparan primer ignition coil mobil ini tidak bisa dilakukan. Nilai tahanan yang bisa diukur hanya pada kumpaan sekunder secondary coil nya saja. Berikut pengukuran tahanan kumparan sekunder pada ignition coil tipe double coil pack yang digunakan pada mobil Suzuki Carry injeksiSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohm Hubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut ini Hasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan kumparan sekunder sebesar - Kilo ohm Catatan tambahan Untuk Ignition Coil yang menggunakan sistem Distributorless Ignition System DIS model Coil On Pack seperti pada mobil Toyota Avanza terbaru, pengukuran tahanan dengan multitester tidak dapat dilakukan karena adanya igniter yang terintegrasi di dalamnya. Silahkan baca artikel tentang cara mengecek koil mobil injeksi dengan mudah sebagai cara penggantinya untuk memeriksa coil jenis ini. Demikianlah artikel tentang cara mengukur coil dengan multitester yang bisa ombro sampaikan semoga bisa bermanfaat Telah dituliskan Mei 9, 2015 Filed under Mobil & serbaserbinya Koil merupakan sebuah kumparan induksi yang berapa dalam sebuah sistem pengapian yang diperlukan untuk menyulut busi. Adapun beberapa cara melakukan cek koil mobil bermasalah atau masih baik diantaranya adalah sebagai berikut Tanda-tanda koil rusak Ketika umur koil sudah lama, maka performa mesin akan terasa mulai berubah, dimana mesin sering mati ataupun mulai terasa tersendat-sendat. Selain itu mobil juga sering susah untuk di starter. Adapun indikasi lain dari kerusakan koil adalah apabila setelah melakukan perjalanan beberapa saat, tiba-tiba api menghilang, selain itu juga terjadi kebocoran pengapian disamping terminal koil, biasanya ada keretakan pada insulator koil. Melakukan cek pada komponen koil Bisa dilakukan dengan multitester, bisa juga melakukan pengecekan yang hampir sama dengan cara pengecekan pada busi. Yaitu dengan cara menempelkan kabel koil pada badan mesin, setelah ditempelkan lalu kita starter mesin mobil, apabilaterjadi percikan api, belum tentu koil masih baik. Untuk lbh pastinya harus cek ulang lagi dengan memasang busi, apabila terjadi percikan api maka koil masih baik. Tetapi bila tidak terjadi percikan maka koil sudah lemah sehingga dimungkinkan bahwa koil sudah tidak dapat difungsikan secara maksimal. Solusi yang bisa kita lakukan apabila terjadi kerusakan pada koil mobil ketika mobil mogok, kita bisa melakukan ballast resistor yang berupa batuan putih yang berada di dekat koil, perhatikan apakah masih terlihat baik dan masih bisa digunakan atau tidak, apabila sudah retak maka pasang lagi ballast resistor itu. Selanjutnya kita pasang modul pengapian, modul pengapian ini berupa trasnsistorized. Dengan memasang ini diharapkan menanggung beban dari koil yang ada pada transistor. Setiap bagian mesin mobil sebaiknya dicek dan dirawat secara berkala untuk menghindari kerusakan yang tidak diinginkan. Salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian khusus adalah koil. Oleh sebab itu, kamu perlu memahami cara cek koil mobil injeksi. Pada dasarnya, koil memiliki fungsi untuk menyalurkan sinyal listrik ke busi. Sinyal listrik ini diciptakan dari kumparan sekunder yang ada pada mesin injeksi mobil. Berikut ini ulasan terkait cara cek koil mobil injeksi dengan mudah tanpa harus repot pergi ke bengkel. Bagaimana cara cek koil mobil injeksi sendiri? Pengecekan koil mobil bisa dilakukan di bengkel ketika kamu melakukan perawatan mobil. Akan tetapi, jika tidak sedang berencana ke bengkel, kamu juga bisa melakukan pengecekan sendiri. Ada cara praktis yang bisa diterapkan ketika ingin mengecek koil mobil. Berikut ini beberapa langkah-langkahnya. 1. Mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan Pertama-tama, siapkan dulu semua peralatan yang kira-kira akan diperlukan untuk mengganti koil. Umumnya, peralatan ini berupa kunci inggris, kunci socket, dan lain sebagainya. Jangan lupa juga untuk mempersiapkan busi pengganti. Pilih busi yang setipe dengan jenis busi yang sebelumnya sudah digunakan. Busi pengganti sebaiknya disiapkan apabila kamu mencurigai adanya kerusakan pada busi yang lama. 2. Meminta bantuan orang lain Langkah kedua dalam cara mengecek koil mobil adalah meminta bantuan dari orang lain. Pengecekan koil mobil tidak bisa dilakukan seorang diri. Karena itu, mintalah bantuan dari teman atau keluarga ketika akan melakukannya. Ketika melakukan pengecekan, dibutuhkan satu orang untuk melihat kondisi koil injeksi secara langsung dan satu orang lagi untuk menyalakan mesin mobil dari dalam. 3. Membuka kap mobil dan lepaskan kabel injektor Kalau semua peralatan sudah siap, kamu bisa memarkirkan mobil di posisi yang aman. Setelah itu, buka kap mesin mobil dan lepaskan semua kabel injektor dari induk injektornya. Hal ini penting untuk dilakukan agar tidak terjadi semburan bahan bakar ketika mesin dinyalakan. Jika sudah, lanjut ke cara cek koil mobil injeksi tahap berikutnya, yaitu melepaskan koil busi. Gunakan kunci pas nomor 10 untuk melepaskan koil busi tersebut. 4. Pasang busi pengganti Jika busi sebelumnya sudah dilepaskan, saatnya memasang busi pengganti yang sebelumnya sudah dipersiapkan. Untuk melakukannya, pegang bagian belakang koil yang paling dekat dengan socket terlebih dahulu. Kemudian, tempelkan bodi busi pada bagian tubuh mesin. Langkah ini sebaiknya dilakukan secara perlahan dan hati-hati. Jika busi yang digunakan sebelumnya dirasa masih baik, maka tahap ini bisa dilewatkan. 5. Menyalakan mesin mobil Dengan bantuan orang lain, cobalah untuk menyalakan mesin mobilmu. Selama mesin mobil dinyalakan, pegang koil yang businya sudah ditempelkan ke bodi mesin sebelumnya. Coba perhatikan, apakah terlihat adanya percikan api yang keluar dari busi ketika mesin mobil dinyalakan. Percikan api ini menandakan bahwa koil berfungsi dengan baik. Cara cek koil mobil dengan multitester Selain dengan lima tahap yang sudah disebutkan sebelumnya, ada juga cara untuk cek koil mobil dengan menggunakan multitester. Multitester merupakan alat yang berfungsi untuk mengukur arus listrik. Untuk cara cek koil mobil dengan multitester, kamu bisa melakukan beberapa cara sebagai berikut. Untuk koil tipe tabung Koil tipe tabung biasanya ditemukan pada mobil keluaran lama yang mesinnya bukan merupakan mesin injeksi. Untuk koil tipe ini, alat multitester akan disambungkan ke resistor internal maupun eksternal. Alat multitester akan memperlihatkan hasil dari pengukuran pada layarnya. Untuk pengukuran pada resistor eksternal, hasil yang dianjurkan adalah ohm. Sementara untuk resistor internal hasil yang baik ada pada angka – ohm. Untuk koil tipe single coil pack Berikutnya, ada tipe koil single pack yang umumnya ada pada mobil injeksi yang masih menggunakan sistem distributor pada karburatornya. Kabel multitester akan disambungkan ke koil. Kondisi koil yang baik akan terlihat dari hasil di alat multitester. Angka yang disarankan adalah – ohm. Untuk koil tipe double coil pack Selanjutnya, ada juga cara cek koil mobil injeksi dengan koil tipe double pack dengan multitester. Koil jenis ini memiliki dua output, jadi pengukurannya akan dilakukan pada dua output tersebut. Kedua output akan dihubungkan dengan kabel alat multitester. Alat itu nantinya akan menunjukkan hasil pengukuran arus listrik. Jika kondisi koil masih baik, hasil pengukuran akan menunjukkan angka – Kilo ohm. Temukan pilihan perlindungan finansial dari asuransi mobil supaya kamu tidak perlu lagi khawatir dengan mahalnya biaya perawatan dan perbaikan kerusakan mobil di bengkel. Dengan jaminan finansial dari asuransi mobil, dana tabungan dan investasimu jadi aman. Fungsi koil mobil Secara garis besar, koil memiliki fungsi untuk menyalurkan serta mengatur arus listrik pada mesin mobil. Ada tiga bagian koil mobil yang masing-masing bekerja sama dalam memberikan fungsi ini, yaitu kumparan primer, kumparan sekunder, dan komponen penyekat. Dari ketiga bagian ini, fungsi utama koil mobil sebagai pemicu atau penghasil panas. Koil akan menciptakan loncatan percikan api listrik ke busi. Listrik pada busi inilah yang akan mendorong mesin mobil agar bisa menyala. Ketika koil mengalami kerusakan, maka listrik tidak bisa tersalurkan dengan baik. Terhambatnya arus listrik ke mesin akan membuat mesin mobil tidak bisa dinyalakan secara sempurna. Dapat disimpulkan bahwa koil mobil memiliki peran yang cukup signifikan. Oleh sebab itu, kamu perlu melakukan pengecekan secara berkala untuk mendeteksi adanya penyebab koil mobil tidak mengeluarkan api atau rusak. Merk dan harga koil mobil yang bagus Setelah menerapkan cara cek koil mobil injeksi, mungkin kamu menemukan adanya kerusakan pada koil mobilmu. Kamu bisa mengganti koil dengan memilih koil injeksi terbaik. Ada beberapa rekomendasi koil injeksi terbaik berdasarkan merknya. Berikut ini merk dan harga koil mobil yang bagus. Merk koil mobilHargaKoil Racing Bluefire voltRp675 ribuKoil Racing Bluefire voltRp700 ribuCoil Ignition Toyota Innova KD-9110 Cadic -62892Rp271 ribuKoil Maxmat Custom 7DRp2 jutaKoil Racing Blueflash voltRp450 ribu Pentingnya memiliki asuransi mobil Tahukah kamu bahwa setiap mobil sebaiknya diasuransikan? Asuransi mobil berfungsi sebagai proteksi atau perlindungan terhadap finansial atas risiko kerusakan mobil. Ketika mobil mengalami kerusakan dan perlu diperbaiki, kamu bisa memanfaatkan asuransi untuk menanggung biayanya. Pasalnya, biaya perbaikan komponen mobil memakan dana yang tidak sedikit. Tanpa persiapan yang matang, kamu mungkin akan merasa terbebani untuk mengeluarkan biaya perbaikan. Jangan sampai masalah biaya menghambat kamu untuk melakukan perbaikan pada kerusakan mobil, termasuk kerusakan di koil mobilmu. Itulah mengapa asuransi kendaraan sangat penting bagi kamu yang memiliki mobil pribadi. Cek besaran premi asuransi mobil dengan kalkulator di bawah ini. Tips dari Lifepal! Saat koil mobil mengalami masalah dan kamu tidak sempat pergi ke bengkel, kamu bisa mencoba cara cek koil mobil injeksi tanpa harus ke bengkel. Selain praktis hal ini juga bisa menghemat biaya ke bengkel. Tapi, kalau kamu punya asuransi mobil, kamu tidak akan pusing memikirkannya. Kamu bisa memanfaatkan layanan service penjemputan dari bengkel rekanan asuransi mobil yang kamu pilih. Selain itu, biaya cek koil dan perbaikan koil mobil juga bisa ditanggung oleh asuransi mobil. FAQ seputar cara cek koil mobil injeksi Kamu bisa memilih untuk mengecek koil mobil di bengkel dengan bantuan teknisi yang sudah ahli maupun menerapkan cara cek koil mobil injeksi sendiri di rumah. Untuk pengecekan di rumah, kamu bisa melakukan lima cara yang sudah disebutkan di atas atau dengan memanfaatkan alat multitester. Setiap pengguna mobil dianjurkan untuk mengasuransikan mobilnya. Dengan asuransi mobil, kamu tidak akan merasa terbebani untuk membayar biaya perbaikan mobil akibat kerusakan yang tidak terduga di masa depan. Ignition coil merupaan salah satu komponen pada sistem pengapian yang berfungsi untuk menghasilkan tegangan tinggi agar dapat tercipta percikan api listrik spark pada busi di dalam ruang bakar mesin. Coil yang bermasalah bisa mengakibatkan mobil menjadi mogok karena tidak adanya api yang keluar dari satu penangananya adalah dengan melakukan pemeriksaan ignition coil tersebut, baik pemeriksaan percikan api di busi secara langsung ataupun pemeriksaan fisik dan nilai tahanan pada ignition coil. Nah, pada artikel kali ini, ombro akan berbagi tips dan cara yang bisa dilakukan untuk mengukur coil dengan multi tester. Pengukuran ini dilakukan untuk mengukur nilai tahanan yang ada didalam ignition coil. Sebaiknya, gunakan multitester digital untuk pengukuran nilai tahanan yang lebih akurat, namun begitu menggunakan versi analog juga bisa, namun tetap memperhatikan saklar nilai tahanan yang digunakan saat pengukuran. Simak cara mengukur coil dengan multitester dibawah berikut ini. I. Ignition Coil Tipe Tabung can convensional ignition coilCoil tipe tabung ini merupakan tipe coil yang bentuknya seperti tabung. Umumnya coil jenis ini menambahkan ballast resistor guna mencegah panas berlebih pada coil. Ada yang dipasang didalam internal resistor dan ada pula yang dipasang di luar eksternal resistor.Coil jenis ini banyak digunakan pada mobil-mobil lama yang bukan injeksi masih karburator seperti contohnya pada mobil Toyota kijang dengan mesin seri K 2K, 3K -H, 4K & 5K. Perhatikan cara permeriksaan ignition coil tipe tabung seperti dibawah iniPemeriksaan nilai tahanan rersistor coilTipe eksternal resistor Siapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohmHubungkan kabel multitester dengan eksternal resistor coil seperti pada gambar dibawah berikut iniHasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan eksternal resistor sebesar ohmTipe internal resistor Siapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohmHubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut iniHasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan internal resistor sebesar - ohmPemeriksaan nilai tahanan pada primary coilCoil dengan eksternal resistorSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohmHubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut iniHasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan primary coil dengan eksternal resistor sebesar - ohmCoil dengan internal resistorSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohmHubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut iniHasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan primary coil dengan internal resistor sebesar - ohmPemeriksaan nilai tahanan pada secondary coilCoil dengan eksternal resistorSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohmHubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut iniHasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan secondary coil dengan eksternal resistor sebesar - Kilo ohmCoil dengan internal resistorSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohmHubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut iniHasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan secondary coil dengan internal resistor sebesar - Kilo ohmPemeriksaan nilai tahanan penyekat tabung coilSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohmHubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut iniHasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan penyekat ignition coil dengan terminal positif + coil sebesar Tak terhinggaBaca juga II. Ignition Coil Tipe Single Coil PackIgnition Coil Tipe Single Coil Pack ini adalah coil yang umumnya digunakan pada mobil-mobil yang menggunakan distributor pada sistem pengapiannya, baik untuk sistem EFI ataupun sistem karburator. Salah satu contoh mobil yang menggunakan coil tipe ini adalah Suzuki Carry injeksi yang masih menggunakan distributor. Berikut cara pemeriksaan ignition coil tipe single coil pack dengan multitester Pemeriksaan nilai tahanan pada primary coilSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi ohmHubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut iniHasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan pada primary coil sebesar - ohmPemeriksaan nilai tahanan pada secondary coilSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohmHubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut iniHasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan pada secondary coil sebesar 7 - 9 Kilo ohmIII. Ignition Coil Tipe Double Coil PackIgnition Coil Tipe Double Coil Pack adalah ignition coil yang memiliki dua output sehingga bisa digunakan untuk dua ruang bakar sekaligus. Contoh mobil yang menggunakan ignition coil tipe double coil pack ini adalah Suzuki Carry mobil ini, di dalam ignition coilnya sudah terpasang igniter yang akan mengatur waktu pembangkitan listrik tegangan tinggi pada secondary coil. Oleh karenanya, untuk pemeriksaan tahanan pada ignition coil mobil ini tidak bisa dilakukan. Nilai tahanan yang bisa diukur hanya pada secondary coil nya pemeriksaan tahanan secondary coil pada ignition coil tipe double coil pack yang digunakan pada mobil Suzuki Carry injeksiSiapkan multitester untuk pengukuran tahanan resistansi dengan memindahkan selektor ke posisi Kilo ohmHubungkan kabel multitester dengan coil seperti pada gambar dibawah berikut iniHasil yang baik akan menunjukkan nilai tahanan pada secondary coil sebesar - Kilo ohmCatatan tambahan Untuk Ignition Coil yang menggunakan sistem DIS model Coil On Pack seperti pada mobil Toyota Avanza terbaru, pengukuran tahanan dengan multitester tidak dapat dilakukan karena adanya igniter yang terintegrasi di dalamnya. Silahkan baca artikel tentang cara mengecek koil mobil injeksi dengan mudah sebagai cara penggantinya untuk memeriksa coil jenis artikel tentang ara mengukur coil dengan multitester yang bisa ombro sampaikan semoga bisa bermanfaatArtikel ini diarsipkan pada kategori Tips-dan-cara

cara mengecek koil mobil dengan multitester